Sungai Dengkeng Meluap, Beberapa Kecamatan di Klaten Terendam 4 Maret 2026

Hujan deras yang mengguyur sejak Selasa (3/3) sore menyebabkan Sungai Dengkeng dan anak-anak sungainya meluap. Akibatnya, sejumlah permukiman di Kecamatan Cawas, Bayat, Trucuk, dan Wedi terendam banjir.

Menurut Margono, warga di sekitar bendungan dan jembatan Cawas, Desa Plosowangi, Kecamatan Cawas, air mulai meluap ke tanggul utara dan selatan Sungai Dengkeng sekitar pukul 21.15 WIB dan semakin deras seiring berjalannya waktu. Pada Rabu (4/3/2026) dini hari, air melompat tanggul ke selatan di Desa Cawas, Kecamatan Cawas, dan menggenangi permukiman serta jalan raya.

“Air mulai naik ke tanggul utara dan selatan Sungai Dengkeng sekitar pukul 21.15 WIB. Semakin malam semakin deras,” ungkap Margono kepada detikJateng, Rabu (4/3/2026) pagi.

Eko Puji Sarwono, Kepala Desa Japanan, Kecamatan Cawas, menambahkan bahwa air meluap ke wilayahnya menjelang tengah malam dan berdampak pada dua dusun. Meluapnya air disebabkan oleh ranting yang menghalangi arus sungai.

“Ada dua dusun yang terdampak. Air melompat tanggul di utara sungai Dengkeng,” kata Eko.

Syahruna, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Klaten, menjelaskan bahwa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat terjadi pada Selasa, 3 Maret 2026, sekitar pukul 16.30-23.00 WIB. Hingga pukul 02.46 WIB hari ini, lima desa di Kecamatan Trucuk terendam banjir dengan ketinggian air bervariasi antara 20 sentimeter hingga satu meter.

“Ada lima desa, Desa Kalikebo, Trucuk, Karangpakel, Gaden, dan Planggu. Ketinggian air bervariasi 20 centimeter sampai satu meter,” terang Syahruna.

Selain itu, beberapa desa di Kecamatan Cawas juga terdampak, seperti Desa Cawas, Plosowangi, Baran, Japanan, dan Tlingsing. Di Kecamatan Bayat, desa yang terendam meliputi Desa Paseban, Kebon, dan Wiro. Sementara itu, di Kecamatan Wedi, Desa Melikan juga mengalami genangan air.

Genangan air juga dilaporkan terjadi di Kecamatan Prambanan, meliputi Desa Pereng, Kebondalem Lor, dan Tlogo. BPBD Klaten, SAR Gabungan, serta komunitas relawan tengah melakukan pendataan, penanganan awal, dan evakuasi. Posko taktis didirikan di balai Desa Cawas untuk mempermudah penanganan.

“Masih pendataan, penanganan awal dan evakuasi. Saat ini kami sudah mendirikan posko taktis di balai Desa Cawas (depan Polsek Cawas) untuk mempermudah penanganan,” imbuhnya.

Sumber: https://www.asatunews.co.id/sungai-dengkeng-meluap-klaten-4-maret-2026

Terkini

Berita Terkait