Diskar Kota Bandung mencatat sebanyak 10 kecamatan di Kota Bandung masuk dalam kategori wilayah dengan tingkat kejadian kebakaran tertinggi.
Berdasarkan data terbaru Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung, salah satunya adalah Kecamatan Babakan Ciparay, Sukasari, Lengkong, Andir, Cicendo, Sukajadi, Tanjung Kulon, Coblong, Batununggal, Bandung Kulon, merupakan wilayah dengan kejadian kebakaran tertinggi di Kota Bandung.
Kawasan ini dinilai rawan karena didominasi oleh permukiman padat penduduk serta keberadaan area pergudangan dan usaha, seperti insiden kebakaran gudang rongsok dan konveksi yang beberapa kali terjadi di wilayah tersebut.
Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandung Kurniawan mengatakan, pihaknya terus memetakan wilayah rawan kebakaran sebagai dasar dalam menentukan langkah pencegahan yang lebih efektif.
“Kalau kita lihat data, kejadian kebakaran terbanyak ada 10 kecamatan dengan tingkat kejadian kebakaran tertinggi,” ujarnya Selasa (28/04/2026).
Diskar Kota Bandung menyebutkan, pemetaan tersebut didasarkan pada jumlah laporan kejadian dalam beberapa tahun terakhir, termasuk faktor kepadatan permukiman, kondisi instalasi listrik, serta aktivitas masyarakat yang berisiko memicu kebakaran.
“Pertama itu babakan Ciparay, yang kedua Suka Sari, Lengkong, Andir, Cicendo, Suka Jadi, Tanjung Kulon, Coblong, Batu Nunggal, Bandung Kulon,” jelasnya.
Kurniawan mengatakan, data tersebut menjadi acuan utama dalam menyusun program mitigasi dan edukasi kepada masyarakat, khususnya di wilayah dengan tingkat kerawanan tinggi.
“Bagaimana kita melakukan upaya-upaya pencegahan, tentu secara rutin kita lakukan penyembuhan edukasi masyarakat,” ungkapnya.
Ia mengatakan, edukasi dilakukan dengan berbagai metode, baik secara langsung maupun melalui media digital agar jangkauan informasi semakin luas dan mudah diakses oleh masyarakat.
“Kemudian, kita juga bermitra dengan warga-warga kebakaran serengkat di setiap wilayah untuk menjalankan sosialisasi dan edukasi kepada warga-warga masyarakat terkait dengan potensi bahaya kebakaran, terutama di musim kemarau yang akan datang,” ucapnya.



